A Tribute to A Friend : Kisah Seorang Sahabat

Sekelompok "fans berat" seorang kawan bernama Bany Akbar merencanakan sesuatu utk merayakan hari jadi Sang Master yg ke tiga puluh. Dan diriku "ditugaskan" menulis sebuah tribute untuk dirinya.

Berikut aku share tulisan tersebut utk teman2...barangkali ada jg yg nge-pens ama beliau...kikikkkkk

A Tribute To Bany Akbar

Dua belas tahun lalu, Jatinangor

Bany, demikian ia menyebut namanya untuk yang pertama kali.

Tak ada kesan berlebihan ku dapat darinya saat itu, selain ukuran badan dan bibir tebalnya.

Bany, sebuah nama yg kemudian sering ku juluki sebagai BANTAL NIKMAT (atau Bantal Nista? )

Di antara jutaan mahasiswa yang baru ku kenal saat itu (lebay dot com), Bani termasuk org pertama yang bisa membuatku merasa betah untuk berada di sebuah kampus nan gerah.

Seorang Bany lalu menjelma menjadi sosok Teman, Sahabat, Mentor, Guru, bahkan TTM alias Teman Tapi Monyet...eh Teman Tapi Mesra bagi banyak jiwa.



Tahun-Tahun yang berlalu, masih di Jatinangor


Bany, entah julukan apalagi yang bisa kulekatkan padanya seiring perjalanan waktu.

Aktivis Kampus nan Kritis sekaligus Artis Kampus nan Klimis.

Mahasiswa Perantau yang Sinting sekaligus Mahasiswa Gaool yang Happening (heee..bikin pening??)

Namun, dari begitu luasnya pergaulan yang ia miliki, ada satu julukan yang layak ditujukan bagi dirinya kala itu : Sang BEJAT (Bintang Eksotis Jatinangor :D )

Sang Waktu pun terus berkejaran, hingga waktunya kita semua meninggalkan Sang Padjadjaran....



Saat ini, Sekarang, Here There and Everywhere


Bany Akbar, demikian nama itu luas BERGEMA. Melalui dunia maya, ku tahu dirinya kini semakin BERJAYA.

Betapa dirimu saat ini telah menjalani hidup yang KAYA, BERMAKNA, dan PENUH WARNA.

Namun dari sekian banyak hati yang telah disentuhnya, satu yang tak pernah berubah dari dirinya :

Ia tetaplah sosok Teman, Sahabat, Mentor, Guru dan TTM (teteub !!) bagi banyak jiwa.



Untuk Bany Akbar, "Another Bitch with an Attitude" (demikianlah sang Master Bani menjuluki sendiri)


Ku tak tahu apa rasanya menyambut usia tiga dekade.

Tapi satu yang kutahu pasti.....di usiamu saat ini, betapa dirimu dicintai dan betapa hidup yang kau jalani begitu berarti bagi banyak hati.

Karena itu, dengan rasa gembira yang bergemuruh, ku ucapkan Selamat Hari Jadi ke Tiga Puluh!

Semoga umurmu selalu menjadi berkah, rezekimu tambah melimpah, kebahagiaan semakin merekah, dan hidupmu selalu bergairah........:-)


“Suatu hari kita akan sadari. Banyak hal yang telah kita lewati. Banyak orang yang datang lalu pergi dalam hidup ini. Tapi sahabat sejati akan selalu ada di hati, Ia tak kan pergi dan tak kan pernah mati.”




Cup cup mmuuuaaah,

Irah Gairah M.Si (Master of Sinting)


ayo tebak, yang manakah Si BAntal NIkmat di foto ini??? :D

PUISIKU UNTUK AYAH : Belajar Kehidupan dari Seorang Guru Bangsa



Peran orang tua sangatlah besar dalam membentuk "kualitas moral" anak-anaknya. Dalam sebuah wawancara di TV, Inayah Wahid- putri bungsu Gus Dur yg harus kehilangan ayah tercinta di hari ulang tahunnya - memaknai kepergian sang Guru Bangsa dengan sangat indah.

Inilah sebagian ungkapan isi hatinya dalam sebuah Puisi yang sangat mengharukan:

PUISIKU UNTUK AYAH


Kalau Aku Adalah Orang Yang Dermawan
Karena Ayahkulah Yang Mengajarkan

Kalau Aku adalah Orang Yang Peduli
Karena Ayahkulah Yang Mengajari

Kalau Aku adalah Orang Yang Toleran
Karena Ayahkulah Yang Mencontohkan

Kalau Aku adalah Orang Yang Penuh Cinta Kasih
Karena Ayahkulah Yang Memberi Tanpa Pamrih

Kalau Aku Adalah Orang Yang Rendah Hati
Karena Ayahkulah Yang Menginspirasi

Kalau Aku Menulis Puisi Ini
Karena Ayahkulah Segalanya yang Berarti

(dikutip dari Puisi Untuk Ayahku oleh Inayah Wulandari Wahid)

SOCRATES seorang Filsuf besar pernah berkata, Kehidupan yang tidak dimaknai tidaklah Layak untuk dijalani.

Album Kenangan NostalGILA - Seribu Wajah Irah Gairah

Terinspirasi dengan ALBUM KENANGAN BANCI FOTO yg dikirimkan seorang teman melalui Notes di fesbuk, maka diriku yg fotoGENIT ini pun jadi ingin berbuat hal yang sama.

Dan inilah ....ALBUM KENANGAN NAN EKSIS -nya Irah Gairah :-)

[1] LAGI JAYUS
Beginilah Korban Kebiadaban CINTA.. CINTA emang UHUYY!!

[2] LAGI TIRUS
sok sensual ahh....cup cup....mmmmuaaah....

[3] LAGI JAMANNYA NYEBAR-NYEBARIN CV LAMARAN KERJA
Dipanggil wawancara (dan akhirnya diterima kerja) di sebuah Production House karena foto ini . Kata orang HRD-nya : " Ga nahan liat nyengirnya yg kelewat lebar"

[4] LAGI MENJADI BAGIAN DARI "IDOLA INDONESIA".Pekerjaan resmi Pertamaku setelah dapet gelar Sarjana (S.I.P).
Tugasnya adlh: MENJAGA PINTU AUDISI. Sebuah Job Desk yg sangat memeras & menguras otak seorang Sarjana Ilmu Pelet.

[5] LAGI PINGIN MENJADI BAGIAN DARI SEJARAHBagian muka ama badan, mana yg lebih bersejarah??


[6] LAGI LARIS-LARISNYA DITAWARIN Production House MAIN SINETRON HOROR.

Kebanyakan tawaran gue tolak krn mereka pinginnya gue berakting jadi KuntilEMAK


[7] LAGI GENDUTT DAN SUKA NUNGGING

Sempet-sempetnya numpang kentut depan meriam jagur

[8] LAGI BARENG SODARA KEMBAR, SITI NURHALIZA
Me vs Malaysian Diva : Mirip banget yah kita berdua....bagaikan pinang dibelah KAMPAK

[9] LAGI JADI PERAWAN (??) DI SARANG PENYAMUN
Gue disini berasa palinggg CAKEP

[11] LAGI DI MAKE OVER JADI KRITING (DANGDUDH)
Gue Udah mirip VETTY VERA belom? apa lebih mirip CUCU CAHYATI??


[12] LAGI KETEMU SANG IDOLA: Aira Yudhoyono

Ternyata byk persamaan antara gue dan AIRA: sama-sama LUCU, Menggemaskan, dan BULED!


[13] LAGI BERSAMA TEMAN-TEMAN YANG MAU MENERIMAKU APA ADANYA: Spongebob & Patrick
Me vs Spongebob : Mana yang lebih Nge-GEMESIN??
(Ya jelas gue dongg...tapi lebih CAKEPAN Spongebob!)


[14] LAGI CARI TAMBAHAN PENGHASILAN : BADUT ANCOL

Pinginnya sih jadi Artis (arwah titisan?), apa daya lowongan yg tersedia cuma jadi Artis Ancol


[15] LAGI POSE SENILAI 200 JUTA
Lagi ditantang tim Close Up HOOK UP utk pose segokil mungkin. Krn ada iming2 Grand Prize 200jt utk pemenangnya, gue pun beranikan diri memutus urat malu (utk yg kesekian kali :D). Dan.. beginilah pose(gokil)senilai 200jt itu.. cakepnya gilee benerr, MPOK NORI wannabe ^_^


[16] LAGI JADI "SADAKO" KESIANGAN...YG PENTING EXISSTT!!Mo ngumpet dulu ah di sumur..hbs banyak bgt sih fans yg ngejar -ngejar minta foto bareng habis baca tulisan ini...


PS Lagi : Thanks buat ARIEF RACHMAN buat Album Kenangan Banci-nya yang menginspirasi gue meng-EKSIS-kan diri lewat ke-BANCI FOTO-an gue ini :D

Aku Ingin Mencintaimu Dengan Penuh (I Love You Full)





Aku Ingin Mencintaimu Dengan Penuh
(I Love You Full)


Aku ingin mencintaimu dengan Penuh.
Seperti tiap tetes darah yang mengalir ke jantung untuk menjadikannya utuh.
Seperti tiap hela nafas yang menghembus dan menjadikan raga tetap berpeluh.

Aku ingin mencintaimu dengan Penuh.
Bagai sang mentari yang terus bersinar meski banyak manusia menjadikan teriknya untuk berkesah-keluh.
Bagai sang rembulan yang terus memancar meski banyak manusia menafikan cahayanya untuk melenguh.

Aku ingin mencintaimu dengan Penuh.
Bak alunan musik yang bisa menggerakkan hati tiap manusia saat dirinya terjatuh.
Bak untaian puisi yang bisa merasukkan jiwa sang pujangga saat dirinya berpeluh.

Aku ingin mencintaimu dengan Penuh.


Ira Lathief, end of July 2009

Untuk Para Pencinta dan Mereka yang Mencinta dengan Penuh.

Apakah Kita Manusia Merdeka?



APAKAH KITA (MANUSIA) MERDEKA ? :
THINK CREATIVE, THINK THE OPPOSITE


“Berimajinasilah. Berfikir dan Berjiwa Besarlah. Negri kita adalah salah satu negri tercantik di Dunia. “ (Bung Karno)

Ledakan Bom di Hotel Ritz Carlton & JW Marriot lagi lagi bikin Indonesia begitu HAPPENING ...maksudnya Heee.......Pening :-( Peristiwa ini juga seketika menjadikan Jakarta dan Indonesia menjadi tempat yang ditakuti sebagian orang.
Padahal kalau mau berfikir jernih dengan “strategi berfikir terbalik”, di saat pihak kepolisian semakin bersiaga dan meningkatkan keamanan di berbagai penjuru, ada satu kesimpulan LOGIS & RASIONAL yang bisa ditarik (tapi seringkali dilupakan banyak orang), yaitu...
JAKARTA MENJADI TEMPAT YANG JAUH LEBIH AMAN DIBANDINGKAN WAKTU WAKTU SEBELUMNYA.
Justru saat sekarang inilah menjadi momen yang paling tepat bagi mereka yang ingin mengunjungi Jakarta dan (Indonesia).
Sebagai bukti, mari lihat lihat apa yang bisa didapatkan Tricia, seorang warga Negara Malaysia dengan menerapkan Psikologi Terbalik atau “Strategi Berfikir Terbalik” .

THINK CREATIVE, THINK THE OPPOSITE
Teman saya Tricia, adalah anak muda yang Jenius.

Untuk mendukung hobinya Traveliling keliling dunia, ia menempuh cara yang sangat jarang dilakukan orang lain. Ia bepergian mengunjungi suatu tempat, apabila di tempat itu baru saja terjadi suatu bencana atau suatu peristiwa tak mengenakkan.

Saat peristiwa Tsunami terjadi di tahun 2004, ia bisa bepergian mengunjungi beberapa Negara yang terkena dampak Tsunami. Jauh sebelumnya, ia pun melakukan hal serupa dalam perjalanannya ke Indonesia.

Peristiwa Bom Bali di tahun 2002, membuat banyak orang menjadi begitu takut untuk bepergian ke Pulau Dewata. Tapi tidak bagi Tricia. Kejadian itu dilihatnya sebagai Peluang terbaik untuk segera melakukan perjalanan ke Bali.

Tiket pesawat ke Bali dengan potongan 50% dari harga biasa didapatkan Tricia. Penginapan dan berbagai akomodasi di Bali juga didapatnya dengan harga yang sangat murah dan mudah .

Karena saat itu tingkat kunjungan ke Bali menurun drastis, maka selama berada disana, Tricia dilayani layaknya tamu oleh VIP oleh mereka yang bekerja di Hotel dan tiap lokasi yang dikunjungi. Tricia pun benar-benar merasakan seperti mengunjungi sebuah surga yang membuatnya betah.

“Strategi berpikir terbalik” yang dilakukan Tricia benar benar suatu cara jenius untuk mewujudkan impiannya berkeliling dunia.

Saat semua orang memilih jalur A. Orang yang Kreatif berani menempuh jalur B. Dan disanalah ia menjadi satu-satunya orang yang mendapatkan EMAS yang dicari semua orang.


APAKAH KITA (MANUSIA) MERDEKA?? :

“Indonesia emang semakin kacau balau.” ,
“Kapan yah negri ini bisa aman tentram??” atau
”Teror ini pasti dilakukan karena gak puas dengan pemerintah yang sekarang.”
dan sebagainya adalah respon yang mungkin kembali menjadi keluhan sebagian orang akibat peristiwa ledakan bom di Jakarta.

Ini adalah suatu respon yang wajar. Tapi ini adalah sesuatu yang berdasarkan reaksi emosional (Emotional Reaction).
Dalam situasi yang sedang DIUJI seperti sekarang ini, orang-orang Indonesia harus punya rasa Kepercayaan Diri (Self Confidence) yang tinggi untuk tidak dikuasai kemarahan-ketakutan,-kekecewaan-kedukaan, dan semua emosi negatif yang membuat kita terus mengeluh, menjadi melankolis, mengasihani & merendahkan diri sendiri, mencari-cari Kambing Hitam (kasian sekali si Kambing ini...), bahkan ikut-ikutan menjadi penebar terror dan Kompor yang meleduk ke seluruh penjuru bumi.

Kalau tidak berhati-hati, kita bisa terperangkap “Skenario” yang memang diinginkan si Teroris/ Pelaku Bom. Secara pikiran, emosi, dan tindakan menjadi tidak lagi MERDEKA, tapi dikendalikan orang lain dan pihak di luar diri kita (baca : PENJAJAH) . Dan ini adalah hal yang sangat buang-buang energi. And It’s so last century getuuu lohh.

Bangsa Indonesia adalah orang-orang yang PERCAYA (KEMAMPUAN) DIRI, CERDAS , KREATIF, OPTIMIS dan BAHAGIA. Satu atau beberapa peristiwa yang tidak mengenakkan tidak serta merta bisa dijadikan Pembenaran untuk menilai dan mengGENERALISASI kondisi negri ini secara keseluruhan.

Tentu saja kita perlu memberi Trust yang mendalam kepada Pemerintah, Pihak Kepolisian, dan semua pihak yang berwenang untuk memperbaiki keadaan. Tapi adalah tugas setiap pribadi untuk “Bertanggung Jawab Penuh” dengan EMOSI, PIKIRAN, TINDAKAN dan KEBAHAGIAANNYA masing-masing, apabila kita betul-betul ingin menjadi MANUSIA MERDEKA.

Sebagai seorang Warga Negara, ada baiknya juga kita bantu mengenalkan/ mempromosikan kembali kepada teman-teman, kenalan-kenalan, dan mantan-mantan (ooopsss...) kita yang ada di penjuru bumi lain untuk berdatangan ke Jakarta dan Indonesia dengan menawarkan manfaat “Strategi Berfikir Terbalik”.

Tapi, kalau masih ada bule-bule (dan pale pale) yang terus Ngeyel dan PARANOID dengan Indonesia, kita perlu cukup Pe-De buat ngomong gini.........

“Mister...Jakarta dan Indonesia saat ini udah aman dan sentosa koq! Indonesia tuh negri tercantik di Dunia. Orang-orang Indonesia juga terkenal paling ramah sedunia. Kalau gak percaya, datang dan buktiin aja sendiri kesini. Kalo Lo mau datang... SYUKUR! Lo kagak mau datang....ya SYUKURIN! Sutralah Boww....Capcay Dehhhh.”


MERDEKA :-)
Ira Lathief, July 2009
-Life is An ART. We Create Our Own Colour of Destiny-

Ciri-Ciri Manusia Di Atas Rata-Rata



APAKAH ANDA MASUK AKAL??
(Ciri-Ciri Manusia Di Atas Rata-Rata)

MENARIK . Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Carl Roger memaparkan tentang kelompok orang-orang yang telah mencapai Potensi Tertingginya sebagai manusia, yang disebutnya sebagai “Self Actualized” dan Fully Fuctioning . Penelitian Roger dimulai dengan meneliti tokoh-tokoh hebat dunia, seperti Albert Einstein, Abraham Lincoln, Eleanor Roosevelt, Ruth Benedict, kemudian diperluas obyek penelitiannya kepada lingkup masyarakat yang lebih umum.

Kelompok Self Actualizer ini- yang disebutkannya memiliki kepribadian EKSENTRIK - mempunyai tingkat kecerdasan di atas rata-rata dalam aspek intelektual, emosional, dan spiritual. Mereka juga dikelompokkan manusia yang sangat sehat, karena jarang sekali dihinggapi penyakit dalam tubuhnya. Mereka bahkan mengunjungi dokter hanya satu kali dalam beberapa tahun.

Oleh banyak orang, para Self Actualizer ini seringkali dianggap GAK MASUK AKAL atas banyak hal yang dilakukannya. Uniknya, para Self Actualizer inilah yang paling banyak melakukan pembaruan, inovasi, dan berbagai terobosan luar biasa untuk lingkungannya.

*Berikut ini adalah ciri-ciri para Self Actualizer, Kelompok Manusia di atas rata-rata:

1. Mereka menilai situasi secara obyektif, akurat dan jujur. Mereka bisa menilai kebohongan.
2. Mereka menerima kekurangan diri sendiri, kelemahan orang lain, serta pertentangan hidup.
3. Mereka Spontan, tidak dapat dilarang, tidak perduli dengan apa yang dipikirkan oleh orang lain, aktif dan terlibat. 
4. Mereka mempunyai misi, tugas, tujuan, di luar urusan diri pribadi yang harus diselesaikan.
5. Mereka BANYAK AKAL, relatif bebas dari ikatan budaya dan sosial tertentu, dan tidak tergantung dengan otoritas di luar dirinya.
6. Mereka sangat menikmati hidupnya. Mereka memiliki Keluguan dan Visi seorang anak kecil, yang terus memperbaharui rasa penghargaan terhadap anugrah kehidupan.
7. Mereka mempunyai keterikatan tinggi dengan Kemanusiaan.
8. Mereka mencintai dengan penuh , mempunyai ikatan-ikatan/ hubungan interpersonal yang mendalam dengan orang lain.
9. Mereka punya rasa HUMOR yang tidak menyinggung. Mereka lebih suka mentertawakan diri sendiri dan kejadian hidup yang menggelikan.
10. Mereka sering mengalami Peak Experiences, yaitu memberi perhatian penuh, terpesona, dan terpikat terhadap sesuatu. Mereka juga mudah menerima ide, inspirasi, ilham, atau berbagai pengetahuan yang datang dari mana saja.

Apakah ada orang-orang di sekitar Anda yang memiliki ciri-ciri manusia "GAK MASUK AKAL" seperti di atas??

George Bernard Shaw, seorang Pujangga Besar, pernah berkata : “Orang-orang yang masuk akal menyesuaikan dirinya dengan dunia. Orang yang tidak masuk akal menyesuaikan Dunia dengan dengan dirinya. Semua kemajuan bergantung pada orang-orang yang tidak masuk akal. “

*Disarikan dari buku PSYCHOSUFI: Terapi Psikologi Sufistik Pemberdayaan Diri , Chapter : Aktualisasi Diri (Dr. Lynn Wilcox) .


Ira Lathief, July 2009


“Mereka yang telah mengetahui dirinya, telah mengetahui Tuhannya.”
(Mohammad SAW)

DOA Terindah Yang Pernah Terucapkan Seorang Ibu



DOA Terindah Yang Pernah Terucapkan Seorang Ibu

(Dreams Fade Away, When Love and Hate Collides)

Orang tua seringkali menjadi ”penghambat terbesar” impian-impian anaknya.

Dulu, ibuku sering bersikap negatif terhadap pilihanku.
”Wartawan? Ga ada cita-cita yg lebih bagus? ” atau
” Mau jadi orang kayak apa kuliah di perhotelan?”.

Terbiasa dengan banyak penolakan, aku pun tumbuh menjadi pribadi yang insecure,peragu, tidak percaya pada diri sendiri, dan selalu membutuhkan persetujuan orang lain dalam mengambil keputusan.

Waktu-lah yang membuat ibuku bertransformasi di tahun-tahun terakhir hidupnya.
Beberapa saat sebelum kepergiannya, ia pernah bertanya lagi tentang impianku.

”Aku ingin jadi wartawan, Ma ” .Lalu ia menanyakan alasannya.
”Karena aku suka jalan-jalan. Aku Ingin keliling dunia, Ma”, jawabku yang kala itu sedang mempersiapkan hari wisudaku.

Mendengar jawabanku, ibuku pun tersenyum dan berkata.
” Jadilah apapun yang kau inginkan. Mama mendukungmu, sayang .”

Sebaris kalimat di atas ternyata menjadi DOA terindah seorang ibu yang pernah terucap untuk anaknya.

Ibu, walau kau tak pernah sempat menghadiri wisuda sarjanaku,
Kini tlah kudapatkan semua yang pernah kuimpikan
Rasanya ini tak mungkin tanpa kasih suci yg kau beri.
Ibu, Betapa ku ingin memelukmu sekali lagi..


Ira Lathief, June 2009
Dedicated to every Mom who have transformed Heaven on Earth

Baca Juga Yang Satu Ini

Pesta Mandi Bedak , Puncak Perayaan Tahun Baruan Kampung Tugu Yang Tak Kalah Seru Dengan Festival Songkran di Thailand

Tahukah Anda, di ujung utara Jakarta, ada sebuah kawasan yang merupakan kampung Kristen tertua di Jakarta dan juga di Indonesia?  ...